Kembali ke masa lalu

Monday, August 15, 2005

Ssst....ini bukan curhat di masa lalu lho...tetapi cerita akan benda-benda yang mengingatkan saya waktu kecil dulu...
Hari itu kami ber-tiga sepakat untuk berjalan-jalan ke toko antik...atau dikenal dengan Antique Store di Issaquah. Seumur hidup belum pernah saya pergi ke yang namanya toko antik, pertama tak kenal dan kedua tak tahu apa yang mau diliat...*mode on* garuk-garuk kepala pasang muka bingung..

Eniwey...toko antik ini berada di Gillman Blvd, dari luar tokonya ga terlalu besar. Sewaktu langkah pertama masuk, saya mulai merasakan suasana yang lain... suasana kembali ke masa lalu...barang-barang dari jaman nenek kita dulu. Otak saya masih belum bisa di switch, dua orang temanku rupanya sudah sering keluar masuk toko ini, so dengan lancarnya menerangkan apa-apa yang ada di dalam toko itu.

Akhirnya otak saya mulai backward, disetiap sudut, tengah, dimana-mana tertata rapi pernak pernik aneka barang. Sekilas seperti masuk area Garage Sale, tapi sudah tercantum dengan harganya dan ada kode dealer. Masing-masing dealer mempunyai kode dan specialty barang apa yang dijual seperti barang pecah belah, kursi sofa, meja, hiasan, mainan antik anak-anak, bahkan baju antik dengan segala rendanya dll.

"Dari mana mereka dapat barang-barang ini ya ?", ujarku bingung.
"Kok ada waktu buat nyari barang kayak gini, kurang kerjaan kali," pikirku.
"Oh...mereka dapat dari garage sale, swap meet atau estate sales," temanku menerangkan panjang lebar.

Lama kelamaan saya mulai tertarik denagn isi di dalamnya karena toko ini meski menjual barang-barang tua tapi the owner pandai mendekorasikannya. Misalnya salah satu sudut ditata gaya Victorian lengkap dengan lukisan, meja dan hiasan rumah. Kemudian salah satu sudut ada koleksi lengkap Betty Boop, Marylin Monroe, Hello Kitty. Hmmm ini sudah jadi collector items pikirku, dan harganya pun relatif mahal. Kupikir kalau mau mendekorasi rumah dengan barang antik, harus pandai dan jeli, salah-salah orang pikir cuman koleksi junk aja. It won't be good, would you?

Ruangan lain tak kalah menariknya, saya melihat koleksi perangkat piring dan cangkir buatan Germany dan ditata rapi diatas meja makan antik. Harga perangkat antik itu $1700 dan harga meja makannya $1900. Wow...mahal euy..

Sambil berjalan pelan-pelan, aku melihat barang-barang yang mengingatkan alm. nenekku seperti peralatan masak, kain-kain tua, crochet table cloth, piring-piring, mesin jahit Singer beserta peralatan jahitnya , bros-bros dan kalung cantik. Aaahhh.... I miss my alm. grandma so much......

Tak terasa, kami bertiga menghabiskan waktu hampir dua jam. Saya tak membeli apa-apa, hanya kenangan manis masa lalu yang membawa pikiranku ... masa kecil, masa indah bersama keluarga dan teman-teman.



0 Comments:

Post a Comment

<< Home