Hurricane Katrina di New Orleans

Wednesday, August 31, 2005


Sekali lagi negara bagian selatan America terkena hurricane, kali ini Hurricane Katrina yang touch down di New Orleans, Louisiana. Hurricane touch down jam 9.00 am dan membenamkan hampir seluruh kota New Orleans, membawa air laut dengan kecepatan angin 180 mph, categori 4 storm. Kota New Orleans terletak dibawah permukaan laut, sehingga dengan adanya bencana ini mengakibatkan luluhnya kota tersebut. Sebelum touch down di New Orleans, terlebih dahulu Katrina melewati Florida, Mobil (Alabama), Biloxi (Mississippi), Baton Rouge (Louisiana)dan terakhir New Orleans. Untuk lebih jelasnya bisa melihat pemberitaan dan gambar lengkap di USA Today.

Dengan bertambahnya hari, permukaan air makin naik dan masuk kota karena bendungan kota di empat sisi sudah dijebol air bah. Rata-rata ketinggian air sekitar 12 feet. Penduduk yang masih berada di kota diharuskan keluar dari perimeter, kejahatan dan sanitasi mulai menjadi masalah besar. Penduduk tidak ada akses tenaga listrik dan air bersih. Saya membayangkan kota kuno ini akan hancur karena terendam air; saat ini kota New Orleans sudah 80% terendam air. Hurricane terburuk dan paling mematikan di daerah selatan sejak tahun 1900.

Teringat waktu saya mengunjungi New Orleans 10 tahun yang lalu. Dulu waktu saya jalan-jalan, sempat juga melewati Mobil, Biloxi, Baton Rouge yang dilalui hurricane; jadi saya bisa membayangkan seperti apa kotanya dan kerusakan besar yang terjadi.
Kota-kota di daerah selatan pada umumnya tidak secantik kota-kota di negara bagian utara, karena dulunya daerah pertanian, perkebunan dan industri. Bencana ini bencana terburuk, sampai-sampai ada yang bikin Katrina blog dari berbagai point of view.

Orang bilang New Orleans kota jazz blues, banyak orang hitam dan kebudayaan kota, nama-nama bisnis, nama-nama jalan dan makanannya dipengaruhi Perancis. Tempat wisata yang terkenal salah satunya French Quarter. Makanan yang terkenal dari sana seperti jambalaya, french soup dan gumbo. Setiap tahun banyak festival unik yang kebanyakan mengambil akar kebudayaan orang Afro American dan Perancis. Saya pernah piknik di daerah French Quarter sambil melihat-lihat orang berjualan souvenir dan pengamen jazz blues disekitarnya. French Quarter merupakan plaza besar di tengah kota dan dikelilingi oleh bangunan, dalam hal ini bangunan pertokoan berskala rendah seperti restaurant, toko buku, mystic dan antik shops.

Semua kejadian ini kuasa Allah SWT, semoga kita dapat mengambil pelajaran. Menurut saya kejadian ini juga berupa hukuman dari Allah karena pemerintah USA banyak membuat penderitaan rakyat tak berdosa di muka bumi ini.

...Balasan dunia dan balasan akhirat, siapa berbuat jahat dan keji pasti akan mendapat ganjaran yang setimpal.....



0 Comments:

Post a Comment

<< Home